IKJ JAMBI – Genangan air yang kerap terjadi di Simpang Mayang, Kota Jambi, saat hujan deras ternyata disebabkan oleh drainase yang tersumbat sampah dan sedimen. Penyumbatan tersebut membuat air meluap ke jalan raya hingga nyaris masuk ke deretan ruko di Jalan Kapten A Bakarudin.
Tim gabungan dari Damkartan, PUPR Kota Jambi, TNI-Polri, serta unsur kecamatan dan kelurahan turun langsung membersihkan saluran air. Hasilnya, ditemukan banyak sampah dan pipa di dalam drainase yang menghambat aliran air. PUPR Kota Jambi menyebut dimensi krosing drainase yang terlalu kecil turut memperparah kondisi dan saat ini sedang disiapkan perencanaan teknis untuk solusi jangka panjang.
Pembersihan ini bersifat sementara, dibantu mesin penyedot air dari pihak Jambi Business Center (JBC). Pemerintah mengimbau masyarakat lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan, mengingat potensi cuaca ekstrem dan hujan lebat diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2026.