Jumat, 13 Maret 2026

Informasi Digital Berbasis Visual

Jumat, 13 Maret 2026

Mediasi Gagal, Kasus Winda dan Suaminya Rendra Dilimpahkan ke Kejaksaan

Photo: -

INFO KABAR JAMBI Proses hukum yang melibatkan Winda dan suaminya, Rendra, anggota DPRD Provinsi Jambi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terus bergulir. Dalam wawancara eksklusif bersama media pada Jumat, 8 Agustus 2025, Winda menyampaikan bahwa upaya mediasi yang sebelumnya direncanakan tidak mencapai kesepakatan.

“Kalau untuk sekarang, mediasi kayaknya gagal, nggak jadi mediasi. Jadi, berkasnya udah dilanjutkan ke kejaksaan,” ujar Winda. Ia juga menyebut belum ada kejelasan apakah Rendra akan ditahan. “Menurut info dari penyidik, berkas sudah diantarkan. Tapi memang tidak ada penahanan karena tuntutan di bawah lima tahun. Tapi ya nggak tahu ke depan seperti apa,” ungkapnya.

Soal hak asuh anak yang sempat menjadi sorotan publik, Winda mengatakan bahwa proses masih berlangsung di Pengadilan Agama. Meski sempat muncul kesepakatan pengasuhan bergilir—15 hari bersama ayah, 15 hari bersama ibu—namun ada hal yang menurutnya tidak adil, terutama terkait nafkah.

Baca Juga  Wagub Jambi Dorong Penataan OPD dan Transformasi BUMD untuk Tingkatkan Pelayanan Publik dan Pendapatan Daerah

“Yang saya pertanyakan, bagaimana dengan nafkah? Ternyata, nafkah juga dibagi. Padahal seharusnya, menurut agama dan hukum, itu tanggung jawab penuh dari ayah. Tapi dia tidak mau. Kalau anak sama saya, saya yang harus menafkahi. Kalau anak sama dia, baru dia yang menafkahi,” jelas Winda.

Ia mengaku sudah hampir 11 bulan menjalani proses yang melelahkan ini. Permasalahan utama, kata Winda, adalah ketidaksiapan Rendra untuk menunaikan kewajiban sebagai suami dan ayah. “Nafkah anak dan istri selama 10 bulan tidak dibayar. Kalau dari awal dia mau memenuhi itu, sebenarnya selesai masalah. Tapi dia malah menyuruh saya menuntut ke pengadilan agama,” katanya.

Terkait perceraian, Winda menyebut bahwa Rendra sempat mencabut gugatan yang diajukannya sendiri. Karena tak kunjung ada tindakan lanjutan, Winda akhirnya mengambil inisiatif untuk mengajukan gugatan cerai terlebih dahulu.

Baca Juga  VIRAL! Video Penggerebekan Markas Sabu di Mersam Batanghari, Tapi Ada Perbedaan Data Penangkapan di Dua Sumber!

“Dia bilang mau gugat lagi, tapi saya tunggu hampir sebulan, nggak ada. Jadi saya aja yang gugat. Biar prosesnya berjalan cepat,” ujar Winda.

Winda menegaskan bahwa tuntutannya murni soal hak, bukan permintaan berlebihan. “Saya cuma minta dia menjalankan kewajiban sebagai ayah. Kalau tidak mau bayar nafkah, ya selesaikan saja dengan perceraian secara sah. Tapi ini, menceraikan tidak mau, menafkahi juga tidak mau. Jadi maunya apa?” tegasnya.

Winda juga menilai bahwa suaminya terkesan ingin menyelesaikan masalah tanpa mengeluarkan biaya apa pun. “Seolah-olah saya harus menerima semuanya tanpa dia keluar uang sepeser pun. Padahal saya hanya menuntut hak anak. Kalau memang tidak mau lagi dengan saya, setidaknya uruslah anak dengan tanggung jawab,” tutup Winda.

Berita Terbaru

Berita Terupdate

Info Kabar Jambi

Informasi Digital Berbasis Visual

social network

tentang ikj