Sabtu, 17 Januari 2026

Informasi Digital Berbasis Visual

Sabtu, 17 Januari 2026

Warga Rantau Pandan Keluhkan Tagihan Susulan Rp2 Juta Usai Ganti KWh: “Awalnya Dibilang Gratis, Kini Listrik Saya Padam

Photo: -

IKJ JAMBI –Seorang warga Desa Rantau Pandan, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Muara Bungo, Jambi, bernama Agus, mengaku kebingungan dan kecewa atas kejadian yang menimpanya terkait pergantian meteran listrik (KWh) di rumahnya.

Kepada redaksi Info Kabar Jambi, Agus menceritakan bahwa awalnya ia mengisi pulsa listrik sebesar Rp100.000. Setelah digunakan beberapa hari, sisa saldo menunjukkan Rp60.000 dan tidak berkurang lagi meski pemakaian listrik tetap berjalan.

“Seminggu kemudian saya cek, masih tetap Rp60.000 dan tidak bisa diisi pulsa lagi. Lalu saya lapor ke petugas PLN cabang terdekat, mereka datang dan bilang KWh-nya rusak. Katanya, besok mau diganti baru tanpa biaya,” tutur Agus.

Menurut Agus, petugas PLN saat itu juga menyampaikan agar kondisi tersebut dibiarkan saja karena arus listrik masih tetap menyala. Namun, setelah setahun berlalu, petugas PLN dari kantor Rimbo Bujang kembali datang dan memberikan penjelasan serupa bahwa KWh miliknya rusak dan akan diganti gratis. Mereka juga meninggalkan surat agar Agus datang ke kantor PLN untuk proses administrasi, namun ia tidak datang karena jarak rumahnya cukup jauh antar kabupaten.

Baca Juga  Merajut Ukhuwah, Menata Jambi: Halal Bihalal Gubernur Al Haris di Tanjung Raden

“Setahun kemudian, barulah petugas datang lagi dan langsung mengganti KWh saya dengan yang baru secara gratis. Tapi setelah itu, mereka meminta uang biaya susulan sebesar Rp2.038.000. Disaat itu saya sedang tidak punya uang untuk membayar yang dinamakan biaya susulan tersebut,” ungkap Agus.

Agus menambahkan, setelah ia menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki uang, petugas PLN bergegas pergi tanpa menyalakan KWh baru yang sudah dipasang. Akibatnya, listrik di rumahnya padam hingga saat ini.

Ia berharap pihak PLN dapat memberikan kejelasan dan solusi yang adil atas masalah ini.
“Saya tidak mampu bayar, listrik rumah padam, dan petugas PLN hanya meninggalkan surat untuk datang ke kantor PLN lagi. Saya mohon bantuan dan perhatian dari pihak terkait,” tutupnya.

Berita Terbaru

Berita Terupdate

Info Kabar Jambi

Informasi Digital Berbasis Visual

social network

tentang ikj