Jumat, 24 April 2026

Informasi Digital Berbasis Visual

Jumat, 24 April 2026

Soal Usulan Tutup Permanen Gudang Penyimpanan BBM, Lurah Paal Merah : Kami Serahkan Ke Yang Diatas Kami

Photo: Kantor lurah Palmerah

Jambi – Infokabarjambi.com Lurah Paal Merah, Drs Lagiman enggan menyampaikan usulan masyarakat setempat agar merekomendasikan penutupan permanen gudang penyimpanan BBM kepada Walikota Jambi. Dan berharap aspirasi tersebut langsung disampaikan kepada pejabat berwenang diatasnya.

“Kami serahkan ke yang diatas kami pak,” katanya, Jumat (19/12/2025), saat dikonfirmasi apakah akan meneruskan usulan masyarakat kepada Camat atau Walikota Jambi untuk menutup permanen gudang penyimpanan BBM diduga milik PT Kerinci Toba Abadi itu.

Lurah Lagiman mengaku baru mengetahui jika tak jauh dari kantornya terdapat gudang penyimpanan BBM. “Kami pihak kelurahan baru tahu ado gudang bbm bocor, karena saya baru di Kelurahan Paal Merah. Kemarin, beberapa hari yang lalu kami mendampingi Kasat Reskrim dan DLH beliau turun kelapangan ,selanjutnya kami serahkan karena disitu sudah dipasang garis polisi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Jambi diminta menutup tetap gudang penyimpanan BBM diduga milik PT Kerinci Toba Abadi yang berada di Jalan AR Saleh, Paal Merah, Kota Jambi karena dinilai berdampak buruk terhadap lingkungan dan mengancam keselamatan warga sekitar.

Baca Juga  Skandal Kecelakaan Truk Canter: Dugaan Intervensi Polisi dan Intimidasi Pers di Jambi

“Saya berharap agar gudang minyak itu ditutup secara permanen. Keberadaan gudang itu bisa jadi Tsunami bagi kami. Kapasitas penyimpanan minyaknya sangat besar, jika terbakar, kampung kami bisa habis,” kata Beni, warga RT 10, Kelurahan Paal Merah, Kamis (18/12/2025).

Beni yang bermukim sekitar 1 kilometer dari gudang minyak yang berada di jalan AS 1 Kota Jambi, mengungkap, bahwa operasional gudang penyimpanan BBM itu telah terjadi sudah cukup lama.

“Gudang penyimpanan BBM itu sudah beroperasi sejak 10 tahun lalu dan dibiarkan beroperasi oleh Pemkot Jambi,” ujarnya

Harapan Beni agar Pemkot Jambi menutup permanen gudang sejalan dengan misi kepemimpinan Walikota Jambi dr Maulana dan Wawako Diza hingga 2030 mendatang. Diantara Misi Pemerintahan Walikota Jambi dr Maulana diantaranya, penguatan infrastruktur dan lingkungan hidup yang merata, berkualitas dan berkelanjutan. Penguatan ketertiban dan ketentraman lingkungan serta aspirasi masyarakat dalam pembangunan.

Namun hingga satu jam menunggu, Seklur Paal Merah tak kunjung keluar untuk menjawab konfirmasi terkait usulan penutupan gudang diduga milik PT Kerinci Toba Abadi.

Baca Juga  Viral! Rekening Nasabah dan Kacab Sarolangun Diduga Dijebol, Ada Apa dengan Bank 9 Jambi?

Pantauan dilapangan, gudang penyimpanan BBM diduga milik PT Kerinci Toba Abadi masih tertutup Police Line dan berhenti beraktivitas. Diketahui Senin (15/12/2025), tim dari Polresta Jambi dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi melakukan olah tempat kejadian perkara terkait kebocoran minyak dari tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) yang berlokasi di Jalan Marsda Abdulrahman Saleh RT 10, Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Pantauan lapangan, olah TKP tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.30 WIB oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Jambi bersama Unit Identifikasi serta petugas DLH Kota Jambi.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Siregar melalui Kasi Humas Polresta Jambi Ipda Deddy menyebut olah TKP dilakukan guna menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya kebocoran minyak yang diduga berasal dari tangki penyimpanan BBM di lokasi tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, kebocoran minyak ini diduga menyebabkan pencemaran lingkungan yang meluas hingga ke saluran drainase, kolam, kebun, serta sumur milik warga di sekitar lokasi,” ujar Ipda Deddy. (Ary)

Berita Terbaru

Berita Terupdate

Info Kabar Jambi

Informasi Digital Berbasis Visual

social network

tentang ikj