Sabtu, 25 April 2026

Informasi Digital Berbasis Visual

Sabtu, 25 April 2026

Api Bongkar Dugaan Mafia BBM: Mobil Bertangki Ganda Terbakar di SPBU Bungo,Supir Luka Bakar

Photo: SPBU Bungo 24.372.78

BUNGO – INFOKABARJAMBI.COM Praktik penyelewengan BBM bersubsidi kembali memakan korban. Satu unit mobil Daihatsu Sigra BH 1707 KP terbakar hebat saat pengisian Pertalite di SPBU Pertamina 24.372.78 Kampung Punti Luhur, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 11.45 WIB. Kebakaran tersebut turut menghanguskan sebagian fasilitas SPBU, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

Insiden ini kuat diduga berkaitan dengan praktik langsir BBM ilegal. Pasalnya, mobil yang terbakar diketahui telah dimodifikasi secara tidak wajar, dengan dua lubang pengisian tangki. Di dalam kendaraan juga ditemukan dua galon kosong dalam kondisi terbakar, yang mengindikasikan pemindahan BBM dari galon ke galon saat pengisian berlangsung.

Menurut keterangan Edwin Winardi, pemilik SPBU, kebakaran bermula ketika operator mengisi Pertalite, sementara mesin dan AC mobil masih dalam keadaan menyala. Kondisi tersebut diduga memicu korsleting listrik hingga menimbulkan percikan api dan menyulut kebakaran.

Baca Juga  Perumahan Fatimah Jadi Sorotan, Organisasi Pers Jambi Desak Transparansi Perizinan ke Instansi Terkait

Api dengan cepat melahap kendaraan yang disebut-sebut berfungsi sebagai mobil langsir. Ironisnya, pemilik mobil yang berada di dalam kendaraan justru kabur meninggalkan lokasi, alih-alih membantu upaya pemadaman. Operator SPBU dan warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan APAR, sebelum akhirnya Damkar Kabupaten Bungo dikerahkan ke lokasi.

Identitas pemilik kendaraan diketahui berinisial Acong (29), berprofesi sebagai security. Hingga kini, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas ilegal tersebut.

Peristiwa ini kembali membuka borok lemahnya pengawasan distribusi BBM bersubsidi di wilayah Bungo. SPBU sebagai garda terdepan distribusi BBM Pertamina pun dituntut bertanggung jawab dan dievaluasi, termasuk peran operator dalam mengawasi kendaraan yang jelas-jelas dimodifikasi untuk penimbunan.

Aparat penegak hukum didesak tidak berhenti pada insiden kebakaran semata, tetapi mengusut tuntas dugaan jaringan langsir BBM bersubsidi, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum dan kelalaian pengawasan di SPBU.

Baca Juga  Kompej Sebut Ada Intimidasi TNI Saat Aksi Usut Dugaan Kecurangan BBM Subsidi Armada JA di Jambi

Jika penindakan kembali tumpul ke bawah, maka praktik penyelewengan BBM bersubsidi dipastikan akan terus berulang dan merugikan negara serta masyarakat kecil.

Berita Terbaru

Berita Terupdate

Info Kabar Jambi

Informasi Digital Berbasis Visual

social network

tentang ikj